Asiiiiik,,, horeeee,, dan segala luapan rasa senang keluar dariku ketika kulihat hasil tes kehamilan pada istriku. Menyenangkan, membahagiakan, dan melegakan (setidaknya aku bisa disebut lelaki karna sudah bisa dapat keturunan). Terima kasih Tuhan, aku bersyukur atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku. Serta masih banyak luapan kebahagiaan yang tidak bisa aku ungkapkan.
Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, kuhitung ternyata enam bulan aku menunggu nikmat Tuhan ini. lumayan membuat khawatir juga, mengingat banyak teman-temanku yang memang susah untuk mendapatkannya dikarenakan kelakuan dan kebiasaan di masa lalu. yaa walaupun memang tidak sedikit juga teman-temanku yang tokceer deh selepas kiwin langsung punya momongan.
Perasaan senang bercampur dengan rasa penasaran tentang apa yang ada didalam kandungan (cewe ato cowo ya)... Padahal baru saja tahu kalo itu memang ada isinya.. heee
Selasa, 23 April 2013
Jumat, 16 Desember 2011
Rumahku Istanaku
beginilah kira-kira rumah yang ingin dan akan kubangun besok ato lusa... ^_^
rumah kecil mungil, dan sederhana... heee tapi lumayan lah buat ngorok mah...
Denah
tampak depan
tampak samping dan belakang
tampak atas
dapur
kamar tidur utama
kamar tidur L2
ruang tengah
ruang kerja
halaman belakang
Silahkan singgah.... ^_^
Senin, 15 Agustus 2011
NENEK SIHIR
Kalah perang, seorang pangeran diberi kesempatan
setahun oleh musuhnya untuk mencari jawaban atas
pertanyaan: “Apa yang diinginkan perempuan?”
Kalau dalam setahun tidak dapat menjawab pertanyaan
tersebut, sang pangeran akan digantung.
Bertanya kesana-kemari, tak ada satupun jawaban yang
memuaskan. Akhirnya ketika satu tahun hampir lewat, seseorang
memberinya saran untuk bertanya kepada seorang nenek sihir.
Ketika pangeran menemukan si nenek sihir dan menanyakan
pertanyaan tersebut, si nenek sihir mengatakan bahwa ia hanya
akan menjawab jika sahabat pangeran yang bernama Peter mau
mengawininya.
Pangeran tentu saja tidak tega untuk menikahkan sahabatnya
dengan nenek sihir yang selain jelek juga bau. Akan tetapi Peter
yang merasa banyak berhutang budi dan ingin menunjukkan
baktinya, mengatakan bahwa ia sanggup mengawini nenek sihir
tersebut.
Jawaban nenek sihir: Apa yang benar-benar diinginkan
perempuan adalah diberi kebebasan mengatur hidupnya
sendiri.
Jawaban tersebut diterima dan pangeran terbebas dari tiang
gantungan.
Sementara itu Peter dengan berdebar-debar agak takut
memasuki kamar pengantinnya. Ia sangat terperanjat ketika di
atas ranjang terbaring seorang perempuan yang cantik jelita
dan seksi.
“Kamu siapa..?” tanya Peter tak mengerti.
“Karena kamu sangat baik terhadapku, setengah hari aku akan
menjadi nenek sihir dan setengah harinya lagi aku akan
menjelma menjadi putri yang paling cantik. Sekarang, terserah
kamu, mau pilih mana, apakah siang sebagai nenek sihir dan
malam jadi putri atau sebaliknya,” kata perempuan tersebut.
Peter pun bingung. Di satu sisi, ia ingin menunjukkan kepada
semua orang betapa cantiknya istrinya, tapi ia juga takut nanti
ada yang ingin merebutnya. Kalau istrinya menjelma jadi putri
cantik di malam hari, hanya ia yang akan ‘menikmatinya’.
Akhirnya Peter menyerahkan keputusan tersebut kepada sang
putri.
“Kalau begitu aku akan menjelma jadi putri cantik sepanjang
waktu, karena kamu telah memberiku apa yang diinginkan
perempuan, yaitu kebebasan untuk mengatur hidupku sendiri,”
kata sang putri.
Yang diperlukan oleh seorang perempuan adalah kebebasan
untuk mengungkapkan siapakah dirinya.
==============================================
Sudarmono, Dr.(2010). Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi. Yogyakarta
setahun oleh musuhnya untuk mencari jawaban atas
pertanyaan: “Apa yang diinginkan perempuan?”
Kalau dalam setahun tidak dapat menjawab pertanyaan
tersebut, sang pangeran akan digantung.
Bertanya kesana-kemari, tak ada satupun jawaban yang
memuaskan. Akhirnya ketika satu tahun hampir lewat, seseorang
memberinya saran untuk bertanya kepada seorang nenek sihir.
Ketika pangeran menemukan si nenek sihir dan menanyakan
pertanyaan tersebut, si nenek sihir mengatakan bahwa ia hanya
akan menjawab jika sahabat pangeran yang bernama Peter mau
mengawininya.
Pangeran tentu saja tidak tega untuk menikahkan sahabatnya
dengan nenek sihir yang selain jelek juga bau. Akan tetapi Peter
yang merasa banyak berhutang budi dan ingin menunjukkan
baktinya, mengatakan bahwa ia sanggup mengawini nenek sihir
tersebut.
Jawaban nenek sihir: Apa yang benar-benar diinginkan
perempuan adalah diberi kebebasan mengatur hidupnya
sendiri.
Jawaban tersebut diterima dan pangeran terbebas dari tiang
gantungan.
Sementara itu Peter dengan berdebar-debar agak takut
memasuki kamar pengantinnya. Ia sangat terperanjat ketika di
atas ranjang terbaring seorang perempuan yang cantik jelita
dan seksi.
“Kamu siapa..?” tanya Peter tak mengerti.
“Karena kamu sangat baik terhadapku, setengah hari aku akan
menjadi nenek sihir dan setengah harinya lagi aku akan
menjelma menjadi putri yang paling cantik. Sekarang, terserah
kamu, mau pilih mana, apakah siang sebagai nenek sihir dan
malam jadi putri atau sebaliknya,” kata perempuan tersebut.
Peter pun bingung. Di satu sisi, ia ingin menunjukkan kepada
semua orang betapa cantiknya istrinya, tapi ia juga takut nanti
ada yang ingin merebutnya. Kalau istrinya menjelma jadi putri
cantik di malam hari, hanya ia yang akan ‘menikmatinya’.
Akhirnya Peter menyerahkan keputusan tersebut kepada sang
putri.
“Kalau begitu aku akan menjelma jadi putri cantik sepanjang
waktu, karena kamu telah memberiku apa yang diinginkan
perempuan, yaitu kebebasan untuk mengatur hidupku sendiri,”
kata sang putri.
Yang diperlukan oleh seorang perempuan adalah kebebasan
untuk mengungkapkan siapakah dirinya.
==============================================
Sudarmono, Dr.(2010). Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi. Yogyakarta
Kamis, 11 Agustus 2011
Aku Hanya Ingin Dimengerti
Semakin hari, hatiku semakin bingung entah harus bagaimana lagi kuberbuat untuk mendapatkan semua yang kuharapkan itu. Tak ada kepastian ataupun kejelasan yang bisa diharapkan.
Melangkah kedepan serasa tak ingin melepaskan, tapi jika tak melangkah aku takkan pernah bisa merubah ini semua.
"Curang kalian...!!! Selalu hanya ingin kalian saja yang mendapatkan sesuatu sesuai keinginan kalian, tanpa memandang orang yang berharap lebih dari kalian."
Sebenernya kalimat itu yang selalu ingin kuteriakkan pada mereka. Karena mereka tak pernah sedikitpun mengerti apa inginku, sehingga mereka hampir tak pernah sadar kalau aku butuh mereka. Sedangkan aku harus selalu ada buat mereka, tanpa ingin tahu apa yang kuinginkan.
"Licik...!!!"
Kalian memanfaatkan aku...
Aku yakin kalian sadar telah memanfaatkan aku, tapi kalian tak mau tahu itu.
Selalu begitu...
Apa memang aku harus begini..? Harus selalu mengerti mereka tanpa boleh berharap tuk dimengerti.
Ya Tuhan, kuatkanlah aku atas semua cobaan yang kau berikan padaku...
Aku Hanya Ingin Dimengerti....
Melangkah kedepan serasa tak ingin melepaskan, tapi jika tak melangkah aku takkan pernah bisa merubah ini semua.
"Curang kalian...!!! Selalu hanya ingin kalian saja yang mendapatkan sesuatu sesuai keinginan kalian, tanpa memandang orang yang berharap lebih dari kalian."
Sebenernya kalimat itu yang selalu ingin kuteriakkan pada mereka. Karena mereka tak pernah sedikitpun mengerti apa inginku, sehingga mereka hampir tak pernah sadar kalau aku butuh mereka. Sedangkan aku harus selalu ada buat mereka, tanpa ingin tahu apa yang kuinginkan.
"Licik...!!!"
Kalian memanfaatkan aku...
Aku yakin kalian sadar telah memanfaatkan aku, tapi kalian tak mau tahu itu.
Selalu begitu...
Apa memang aku harus begini..? Harus selalu mengerti mereka tanpa boleh berharap tuk dimengerti.
Ya Tuhan, kuatkanlah aku atas semua cobaan yang kau berikan padaku...
Aku Hanya Ingin Dimengerti....
Langganan:
Postingan (Atom)


















